Fitriyanti Tangahu
Covid-19
memang sangat berbahaya. Penyebarannya secara global (pandemi). Anjuran pemerintah kepada seluruh masyarakat untuk
melakukan Sosial Distancing dalam
artian menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar sesama manusia,
tidak bersentuhan, menghindari berbagai kegiatan-kegiatan seperti seminar dan
hal semacamnya. Virus ini membuat seluruh manusia untuk bekerja dari rumah,
belajar dari rumah dan melakukan seluruh aktifitas didalam rumah. seluruh jajaran
pendidikan baik tingkat SD, SMP/MTS, SMA/SMK, SLB dan Universitas diliburkan
demi keamanan kita bersama khususnya didindonesia.
Untuk
para mahasiswa yang saat ini berada pada masa penyelesaian Studi merasa dilema
dengan keadaan adanya virus Covid-19 ini. Mereka tidak peduli
dengan Kuliah Daring, kelas Online dan apa saja yang membuat mahasiswa harus
mengerjakan seluruh tugas mata kuliahnya cukup dari rumah. Bagi mereka libur
adalah waktu yang tertunda dalam hal penyelesaian Studi. Salah satu Mahasiswa
yang berasal dari Universitas Negeri Manado menyatakan bahwa “ Kita
nda peduli dengan kelas online karena memang kita so semester akhir. Kalau
kebijakan kampus melakukan Proposal, Skripsi dan Kompre secara Online baru kita
setuju, hehe. Tapi itu nda mungkin” ujar FT.
Diindonesia
yang sudah Positif virus Covid-19 ada sekitar 514 orang, meninggal 48 orang dan sembuh 29 orang (Kumparan.com). Nah, disini bisa kita simpulkan bahwa, virus ini
bukan sekedar virus. Virus ini lebih berbahaya dari apapun, termasuk menunda
waktu untuk jadi Sarjana.
Oke, cukup sampai disini. Stay At
Home.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar